22
Aug
13

Airsofting is NOT a crime

*support your local airsofter*

.

Akhir-akhir ini marak pemberitaan di media cetak maupun online mengenai keberadaan maupun penertiban kepemilikan airsoftgun maupun airgun yang dilakukan oleh pihak Kepolisian.

Kegiatan penertiban yang dilaksanakan pihak Kepolisian berawal dari segelintir masyarakat yang tidak bertanggungjawab menggunakan airsoftgun dan airgun untuk kegiatan yang melanggar hukum. Ditambah kejadian meningkatnya aktifitas terorisme akhir-akhir ini yang memakan korban anggota kepolisian.

.

Image

Sebagai aparat penegak hukum yang berwenang, pihak Kepolisian sepertinya harus tanggap dan segera bertindak melakukan aksi penertiban dan pengungkapan kasus-kasus tersebut. Namun mengingat airsoftgun itu sendiri tidak diatur dalam peraturan dan wadah yang formil serta baku, membuat kesan bahwa pihak yang berwenang seperti panik dan tergesa-gesa mengambil langkah reaksi melakukan penertiban airsoftgun secara keseluruhan, tanpa melihat esensi permasalahan yang sebenarnya. Sementara airsoftgun yang sesungguhnya sifatnya hanyalah sebuah mainan atau replika koleksi. Tidak bersifat sebagai senjata ataupun sebagai alat membela diri.

Melalui akun Facebook resminya, Divisi Humas Mabes Polri mengeluarkan himbauan agar kegiatan dan kepemilikan airsoftgun diikutsertakan dalam klub yang bernaung dibawah PB Perbakin, atau setidaknya pemilik airsoftgun memiliki rekomendasi dari PB Perbakin.

Hal ini menjadi terkesan lucu mengingat sekali lagi airsoftgun adalah sebuah mainan semata – tidak kurang, tidak lebih – dan digunakan untuk permainan juga. Di PB Perbakin sendiri akan terkendala untuk menaungi komunitas airsoftgun, mengingat di PB Perbakin belum ada yang menaungi bidang tersebut (mainan) karena berbeda dengan air pistol, air riffle, dan bahkan senjata api. Pertanyaan selanjutnya apakah mereka siap untuk membawahi bidang airsoftgun ini. Apabila dikembalikan pada pihak yang berwenang, akan lebih membingungkan lagi apabila kepemilikan airsoftgun diharuskan untuk mengurus ijin. (Mainan) airsoftgun ini akan masuk ijin kategori apa, dikarenakan sifatnya yang bukan merupakan senjata.

Belum pernah ada sejarah di dunia bahwa ada 1 orang pun yang terbunuh atau terluka sangat parah hanya gara-gara sebuah airsoftgun. Apabila (mainan) airsoftgun ini harus mendapat ijin, apakah perlu nantinya akan ada ijin untuk RC Helicopter, RC Airplane, Paintball, Memancing, dan sebagainya?

Melihat pada fenomena tersebut, saya memilih beropini agar antara Polri dan Komunitas Airsoft duduk bersama, diskusi, buat komitmen dan ada outcome yang positif. Jadi tidak terkesan tergesa-gesa dan lempar kewenangan.

Airsofter sejati taat hukum dan aturan main. Mereka yang melanggar kode etik dan melakukan pelanggaran; saya yakin BUKAN airsofter.

Hobi (olahraga) airsoft justru sangat positif, karena melatih; sportifitas, kekompakan, kebersamaan, dan kejujuran bahkan secara tidak langsung akan menimbulkan semangat bela negara. Sepengetahuan saya selama ini, belum pernah dengar sekalipun ada anggota tim airsoft yang berkelahi – apalagi rusuh – pada saat skirmish (war games), beda sekali dengan kompetisi lokal sepakbola di Indonesia! Jadi bisa dibilang lebih berbahaya mana antara airsoft dibandingkan kompetisi sepakbola?

Jadi sudah saatnya duduk bersama untuk kemajuan hobi airsoft yang positif ini. Airsoftgun tidak perlu dikambinghitamkan atau dicap sebagai sesuatu yang bersifat illegal. Justru harus diberikan wadah agar kegiatan ini bisa lebih positif dan dikenal dimasyarakat.

Sekali lagi; Airsofting is NOT a crime. Support your local airsoft!

-d-


0 Responses to “Airsofting is NOT a crime”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: