06
Aug
08

Sprinkle Monolog (2)

.

Nayla…

.

Lain lagi dengan Nayla. Sebagai seorang Designer, penulis, dan terkadang menjalankan pekerjaan sampingan dengan memberi kelas pada pelajaran seni peran, Nayla adalah seorang yang cerdas, mandiri, percaya diri, praktis, rasional, dan idealis. Hal tersebut bertolak belakang dengan cita-cita Nayla yang ingin menjadi seorang politisi (leader) dan pengacara. Kini ia lebih suka menjadi pekerja yang terbaik daripada memulai bisnis sendiri.

.

Meskipun ia mudah bosan, namun dalam hal persahabatan Nayla tidak akan pilih-pilih teman. Menurut teman-teman nya, Nayla adalah orang yang keras kepala dan tidak suka diperintah. Dia adalah tipe orang yang suka merencanakan sesuatu, tapi jarang sekali merealisasikannya. Rencananya sering kandas di tengah jalan ketika merasa kurang persiapan, Nayla akan menggantinya dengan rencana yang praktis dan sempurna.

.

Sikap Nayla yang percaya diri dan tidak mudah menyerah terkadang hanya bersifat sebagai wacana yang dipertahankan tanpa disertai tindakan nyata. Namun ketika Nayla berhasil menjalankan rencananya, ia akan mendapatkan hasil yang sepadan dengan pemikiran dan pengorbanannya.

.

Senjatanya adalah sederetan sifat positif, membuatnya terlihat Nayla adalah seorang yang berani, dinamis, dan cepat belajar. Pantang menyerah. Juga optimis dan berorientasi ke depan, begitu orang-orang menyebut Nayla. Karena begitu ia gagal, ia akan bangkit dan memulai kembali dari nol.

.

Ia sangat mendambakan Kayla. Yang dapat mengerti, sekaligus memberikan Nayla arti dalam kehidupan dan cinta. Nayla berkarakter kuat dan memiliki pendirian yang teguh, namun sebagaimana nayla-nayla lain, ia juga suka dimanja dan dilindungi. Ia menyukai sosok Kayla yang jujur, kuat, dan konsisten dengan ide-idenya. Namun, terdapat sifat atau naluri Nayla yang terpendam dan kerap muncul dalam ekspresinya; menjadi sosok yang cenderung egois dan bertangan besi! Hal itu akan terlihat juga mendominasi hubungan percintaannya dengan Kayla.

.

Ccp0017841_p

Nayla sangat memiliki pesona dalam gaya berbicaranya. Pandai mengambil hati Kayla dan kayla-kayla lainnya. Dia menyukai berdebat dan terkadang di cap sebagai orang cerewet dan tidak suka mengalah. Tapi tetap saja Nayla selalu menawan, menarik, rapi, dan teratur. Tak heran jika dia senang menjadi pusat perhatian dan mendapat penghargaan dari orang lain. Tak heran pula bila kini Kayla jatuh hati padanya. Terutama karena kedetailan dan sifat perfeksionis yang disandangnya. Maka, lagi-lagi, pantas saja jika ia sangat menikmati menjadi pusat perhatian serta mendapatkan pujian dan penghargaan dari banyak orang.

.

Sejak awal, Nayla sudah mengetahui, apakah kisah dengan Kayla adalah sebagai sahabat ataupun menjadi pelabuhan terakhirnya. Karena ia tahu bahwa dengan hadirnya Kayla, maka akan menjadikan hidupnya lebih baik dan indah. Hal yang selalu digumankan pada setiap hari Minggu, hari kesukaan Nayla.

.

-dee-

*whatever you think, thing the opposite – Paul Arden-*


0 Responses to “Sprinkle Monolog (2)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: