06
Nov
06

Tuhan tidak “maborra”

*the first week journal*

.

Ternyata mendefinisikan tujuan hidup itu gak gampang. Banyak orang yang mempunyai cara menurut mereka jitu, yaitu dengan cara memperjelas nilai, tetapkan sasaran, temukan kelebihan, disiplin, jangan pernah menyerah, bla bla.

Menentukan dan menemukan tujuan hidup gak bisa berangkat dari kita, melainkan harus berasal dari "the force" yang justru ada untuk kita. Kita bole memilih pekerjaan, karir, hobi, pasangan / jodo, dan lain-lain.. tapi ternyata, kita TIDAK BISA memilih tujuan kita!!

Tujuan kita ada saat ini saat mebaca blog yang gak penteng ini, ternyata semua sudah diatur dan digariskan. Karena kita ada di dunia ini BUKAN SUATU KEBETULAN..melainkan untuk suatu misi dan perjuangan tertentu yang harus kita jalankan. Coba deh pikir "ngapain kita ada di dunia ini.. apa sih fungsinya kita lahir.. kenapa kita lahir.. kenapa dari beribu-ribu *atau juta yak, gak inget pasti* sperma yang disemprotkan ke sel telur.. kok ya si sperma itu adalah kita yang jadi.. bukan salah satu dari beribu-ribu itu?" Apa Tuhan adalah "penjudi" atau "pemales" yang kehabisan ide untuk menciptakan manusia..atau lebih parah lagi "maborra" sehingga gak sengaja kelepasan sehingga terlahirlah sang sperma ke planet ini? Dengan kata lain dia random aja milih sperma mana yang harus jadi janin, jadi manusia, dan jadi kita kita ini seperti sekarang? Pasti jawabannya bukan!!

Nah, menurut gue.. kita hidup pasti untuk sesuatu hal yang lebih penting dari apa yang tadinya kita pikir di saat awal kita men-set tujuan hidup kita.

Kita ada di planet ini untuk ditempa, diasah, diuji, dan punya suatu tugas khusus untuk diselesaikan. Kalau ngerasa hidup ini kok ya nyusahin dan bertubi-tubi selalu aaada aja masalah *padahal kita udah jalan bener*, bukan berarti kita ditinggalkan Tuhan. Justru di saat seperti itu Tuhan sedang melihat keseriusan kita dalam menjalani peran kita di planet ini.

Ingat satu hal, planet ini cuma sementara.. makanya selama kita ngontrak di planet ini, selama kita belum "dipanggil keluar dari badan kita", berarti ada tugas yang belum kita selesaikan. Jangan malah memuaskan keinginan hati aja.. korupsi, foya-foya, males-males, dll dll.., justru mumpung masih di planet ini, selamat menemukan apa tujuan kita hidup di dunia!

May The Force be with You !

.

-dee-


1 Response to “Tuhan tidak “maborra””


  1. November 26, 2006 at 10:22

    Well.. Tuhan memang tidak pernah “maborra” dim…
    Yang sering “maborra” tuh kita, di cilantro aja buka a bottle of wine… hahaha… (^^)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: